Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM – Central Sterile Supply Department (CSSD) RSU Cut Meutia menjadi benteng penting dalam pencegahan infeksi di lingkungan rumah sakit. Selasa (20/5/25).
Semua alat medis, mulai dari instrumen bedah hingga peralatan gigi dan kandungan, disterilisasi di unit ini sebelum digunakan untuk pasien.
Direktur RSUCM, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, menegaskan bahwa CSSD merupakan fondasi keselamatan pasien. “Tidak ada kompromi dalam hal sterilisasi. Ini menyangkut nyawa,” ujarnya.
CSSD menggunakan metode autoclave (uap panas tekanan tinggi), dry heat sterilizer, dan cold sterilization. Semua sesuai protokol Kemenkes dan WHO.
Setiap alat yang masuk ke CSSD diberi label pelacakan, termasuk tanggal sterilisasi, metode, dan nama petugas. Ini untuk memastikan akuntabilitas dan keamanan.
Tenaga kerja di CSSD juga dilatih secara khusus, menggunakan alat pelindung diri lengkap dan bekerja dalam ruang bersih berstandar tinggi.
Unit ini terhubung langsung ke ruang operasi, ICU, ruang bersalin, dan poliklinik lain. Artinya, CSSD mendukung seluruh pelayanan RSUCM secara simultan.
Audit berkala dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas proses dan kualitas sterilisasi, termasuk uji bakteriologis terhadap alat yang telah disterilkan.
RSUCM juga bekerja sama dengan rumah sakit lain untuk pelatihan dan benchmarking sistem CSSD. “Kami ingin selalu belajar dan memperbaiki diri,” ucap Direktur.
CSSD adalah bagian dari komitmen RSUCM untuk zero infeksi dan layanan bedah yang aman serta profesional. | ADVETORIAL