Aceh Utara | DOBRAKPOST.COM
Sejumlah kepala desa (keuchik) di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, mendesak pihak terkait agar segera mencairkan bantuan bagi masyarakat korban banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.kamis (12/3/2026).
Desakan ini muncul setelah proses administrasi dan verifikasi data di sejumlah desa dinyatakan telah rampung.
Berdasarkan keterangan aparatur desa, proses pendataan korban terdampak banjir telah melalui tahapan verifikasi dari tim Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta verifikasi di tingkat desa.
Dengan selesainya tahapan tersebut, para keuchik berharap bantuan yang telah dijanjikan dapat segera disalurkan kepada masyarakat.
Adapun desa-desa di Kecamatan Baktiya yang dilaporkan telah menyelesaikan seluruh proses pendataan dan verifikasi di antaranya Gampong Meunasah Alue Ie Puteh, Tanjong Glumpang, Matang Cut, Cot Ara, Matang Kumbang, Matang Keulayu, Puloe Seke, dan Matang Rawa.
Bantuan yang diharapkan segera dicairkan meliputi dana stimulan ekonomi sebesar Rp5 juta per keluarga, bantuan isi hunian sebesar Rp3 juta, serta bantuan perbaikan rumah bagi warga yang rumahnya mengalami kerusakan kategori rusak ringan maupun rusak sedang.
Para keuchik menyampaikan bahwa masyarakat sangat menantikan pencairan bantuan tersebut, mengingat hingga saat ini sebagian warga masih berupaya memulihkan kondisi ekonomi dan tempat tinggal mereka pasca bencana banjir yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Kami mewakili masyarakat berharap agar bantuan tersebut dapat segera dicairkan, karena seluruh administrasi dan proses verifikasi data sudah selesai dilakukan di desa,” ujar salah seorang keuchik di Kecamatan Baktiya.
Selain itu, aparatur desa juga menilai pencairan bantuan tersebut sangat penting mengingat masyarakat tidak lama lagi akan menyambut Hari Raya Idul Fitri. Bantuan tersebut diharapkan dapat sedikit meringankan beban warga yang terdampak bencana.
Para kepala desa berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait dapat segera menindaklanjuti proses pencairan anggaran tersebut agar masyarakat tidak perlu menunggu lebih lama lagi.
Dengan kondisi masyarakat yang masih berusaha bangkit dari dampak banjir, percepatan penyaluran bantuan dinilai menjadi langkah penting untuk membantu pemulihan kehidupan warga di wilayah terdampak.
(ZR)












