Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM — Inovasi terbaru DPMPPKB Aceh Utara adalah pengembangan sistem pelaporan cepat anak berisiko stunting berbasis digital sederhana.
Sistem ini memudahkan kader dan petugas di lapangan melaporkan temuan anak dengan masalah pertumbuhan secara real-time. (25/07/25).
Fuad Mukhtar menjelaskan bahwa selama ini banyak kasus gizi buruk terlambat ditangani karena data tidak cepat diterima di tingkat kabupaten. Sistem baru ini diharapkan dapat mempercepat intervensi.
“Kita tidak bisa menunggu laporan manual. Anak-anak ini butuh respon cepat. Sekarang kita coba permudah sistem pelaporan berbasis HP android yang bisa langsung diakses oleh petugas lapangan,” jelas Fuad.
Aplikasi yang dikembangkan bersifat ringan dan offline-friendly, agar tetap bisa digunakan di daerah blank spot jaringan. Data anak langsung masuk ke dashboard pengawasan DPMPPKB dan Puskesmas terdekat.
Pelatihan penggunaan aplikasi telah dilakukan di beberapa kecamatan sebagai pilot project. Fuad mengatakan bahwa sistem ini juga akan terkoneksi dengan tim TPPS kecamatan untuk memastikan ada tindak lanjut.
“Dengan teknologi, kita bisa bekerja lebih efisien. Yang penting adalah keselamatan dan masa depan anak-anak kita,” pungkasnya. (Adv)