Lhokseumawe, DOBRAK POST – Insiden di TPS 3 Desa Menasah Blang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe, pada Rabu pagi, menuai sorotan publik.
Aksi Zulkifli, warga setempat yang menepis kotak suara hingga kertas suara berhamburan, menjadi bentuk kekecewaan atas dugaan kecurangan yang diduga terjadi di lokasi pemungutan suara.
Zulkifli, yang dikenal sebagai sosok vokal dalam menyuarakan keadilan, mengungkapkan kekesalannya atas indikasi adanya pemilih yang keluar masuk TPS secara berulang kali.
Dugaan ini ia sampaikan langsung kepada Panwas TPS. Namun, menurut Zulkifli, laporan tersebut tidak ditanggapi serius oleh petugas yang bertugas. Situasi ini memunculkan frustrasi hingga akhirnya ia melakukan tindakan spontan.
“Zulkifli merasa ada sesuatu yang tidak wajar di TPS. Sebagai warga yang peduli terhadap keadilan pemilu, ia mencoba menyampaikan keberatan, tetapi tidak ada respons memadai dari pihak terkait,” ungkap salah satu anggota tim hukum Paslon IMAM yang berada di lokasi.
Koordinator Tim hukum pasangan calon IMAM Ibnu Sina mengaku juga telah bertemu dengan Kapolsek Muara Dua untuk mendampingi Zulkifli. Saat ini, Zulkifli sedang diamankan.
” Tindakan Zulkifli adalah dampak dari frustrasi yang dirasakan akibat dugaan pelanggaran yang tidak direspons,” tegas tim hukum.
Anna Miswar, Komisioner Panwaslih Kecamatan Muara Dua, kepada I-News Aceh Utara sebelumnya hanya menceritakan petistiwa, namun tidak menjelaskan Sebab akibat Peristiwa itu terjadi.
Insiden ini menjadi pelajaran penting bagi penyelenggara pemilu untuk lebih peka terhadap laporan masyarakat.
“Jika laporan warga ditanggapi secara serius sejak awal, mungkin kejadian ini tidak perlu terjadi. Kami harap ini menjadi perhatian semua pihak untuk menjaga integritas pemilu,” ujar salah satu warga setempat yang menyaksikan kejadian tersebut.
Zulkifli kini dalam perlindungan pihak berwajib sambil menunggu hasil penyelidikan. Meski tindakannya menuai pro dan kontra, insiden ini mencerminkan keresahan sebagian masyarakat terhadap jalannya proses pemilu.
Warga berharap permasalahan ini dapat diselesaikan dengan adil dan transparan.