Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM | Muslim Aid bersama Yayasan Kemanusiaan Madani Indonesia (YKMI) mendistribusikan 1.460 paket pangan Ramadan bagi keluarga terdampak banjir di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe.
Penyaluran bantuan tersebut dilakukan pada 20 Februari 2026 atau bertepatan pertama Ramadan hingga akhir Februari 2026.
Program ini menjangkau 6.842 korban banjir di Gampong Lubok Pusaka dan Buket Linteung, Kecamatan Langkahan, Kabupaten Aceh Utara, serta Gampong Meunasah Manyang, Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe. Bantuan difokuskan pada keluarga dengan tingkat kerentanan tinggi, termasuk perempuan lanjut usia (lansia), dan penyandang disabilitas.
Banjir besar yang terjadi pada November 2025 mengakibatkan ribuan rumah terendam, terganggunya mata pencaharian, serta meningkatnya harga kebutuhan pokok. Memasuki Ramadan, sebagian keluarga masih berada dalam fase pemulihan dan menghadapi keterbatasan daya beli.
Chairperson YKMI, Elfi Hasnita, Rabu, 4 Maret 2026, mengatakan, Ramadan harus menjadi momentum penguatan solidaritas dan percepatan pemulihan bagi masyarakat terdampak.
“Ramadan adalah bulan penuh keberkahan. Kami tidak ingin keluarga yang sedang bangkit dari bencana justru terbebani oleh kekhawatiran terhadap kebutuhan pangan. Melalui kolaborasi dengan Muslim Aid UK, kami berkomitmen memastikan mereka dapat menjalani ibadah dengan tenang, bermartabat, dan penuh harapan,” kata Elfi Hasnita.
Elfi menambahkan, distribusi dilakukan secara terkoordinasi bersama pemerintah desa, serta melalui mekanisme kunjungan langsung bagi penerima manfaat dengan keterbatasan mobilitas guna memastikan akses yang inklusif dan adil.
Keuchik Gampong Buket Linteung, Mansur, Kecamatan Langkahan,
menyampaikan bahwa bantuan tersebut hadir pada waktu yang sangat tepat.
“Sebagian warga kami masih berupaya memulihkan kondisi ekonomi pascabanjir. Dukungan ini bukan hanya membantu kebutuhan pangan, tetapi juga memperkuat semangat warga untuk terus bangkit,” ujarnya.
Sementara itu, salah seorang warga Gampong Lubok Pusaka, Abdul Rahman, mengungkapkan rasa syukurnya.
“Alhamdulillah, bantuan ini sangat berarti bagi keluarga kami. Di tengah kondisi yang belum sepenuhnya pulih, dukungan ini membuat kami lebih tenang menjalani Ramadan,” ujar Abdul Rahman.
Untuk diketahui, setiap paket berisi bahan kebutuhan pokok seperti beras, minyak goreng, telur, sarden, bihun, dan kecap. Program ini dilaksanakan melalui proses verifikasi berbasis desa dan dilengkapi dengan pemantauan pasca-distribusi guna memastikan bantuan tepat sasaran serta akuntabel.
Kolaborasi antara Muslim Aid UK dan YKMI menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan dalam mendampingi masyarakat terdampak bencana, tidak hanya pada fase tanggap darurat, tetapi juga dalam proses pemulihan menuju kondisi yang lebih stabil dan berkelanjutan.



