Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM– Layanan rawat inap di RSU Cut Meutia (RSUCM) semakin menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek kenyamanan, kebersihan, dan pendekatan pelayanan yang empatik. Kamis (24/04/25).
Direktur RSUCM, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, mengatakan bahwa kenyamanan selama perawatan merupakan bagian penting dari proses penyembuhan pasien. “Suasana kamar yang tenang dan tertata memberi efek positif pada proses pemulihan,” ujarnya.
Fasilitas rawat inap kini ditata ulang dengan pencahayaan alami dan sirkulasi udara yang baik. Tata letak kamar juga disesuaikan agar perawat memiliki ruang gerak yang cukup dalam memberikan pelayanan.
Setiap kamar dilengkapi tempat tidur ergonomis, tirai privasi, dan sarana pendukung seperti meja makan dan kursi pengunjung. Beberapa kamar bahkan menyediakan fasilitas televisi dan kamar mandi pribadi.
Petugas kebersihan dilatih secara rutin agar ruangan selalu steril dan bebas dari risiko infeksi nosokomial. Prosedur disinfeksi dilakukan setiap hari dan diawasi oleh petugas sanitasi.
Untuk pasien dengan kondisi khusus, tersedia ruang ICU, ruang isolasi, dan high care unit (HCU) yang dipantau 24 jam. Fasilitas ini menjawab kebutuhan akan layanan intensif di wilayah Aceh Utara.
Selain infrastruktur, pendekatan pelayanan pun diperbarui. Tim medis rutin melakukan visit harian dan memberi penjelasan medis secara terbuka kepada keluarga pasien.
Keterbukaan informasi ini menciptakan hubungan saling percaya antara petugas dan keluarga pasien. “Kami ingin pasien dan keluarganya merasa dilibatkan, bukan hanya menjadi penonton,” jelas dr. Syarifah.
Setiap pasien mendapat perlakuan personal sesuai kebutuhannya. Ada pula pendampingan psikolog dan konselor bagi pasien yang membutuhkan dukungan emosional.
Dengan standar layanan seperti ini, RSUCM berharap dapat menjadi rumah sakit percontohan dalam layanan rawat inap berbasis humanisme. | ADVETORIAL