Dobrak Post
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan
Dobrak Post
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
Dobrak Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan

Reposisi Filsafat Ilmu dalam Pendidikan Pascasarjana

Redaksi by Redaksi
14 Januari 2026
in Daerah
A A
0
Reposisi Filsafat Ilmu dalam Pendidikan Pascasarjana

Nova Arina. Mahasiswa Pascasarjana HKI UIN Sultanah Nahrasyiah Lhokseumawe

Share on FacebookShare on Twitter

Oleh: Nova Arina

Mahasiswa Pascasarjana HKI UIN Sultanah Nahrasyiah Lhokseumawe

DOBRAKPOST.COM | Materi Pengantar Filsafat Ilmu sering kali diposisikan sebagai mata kuliah pendahuluan yang bersifat teoritis dan konseptual semata, sehingga tidak jarang dipahami secara dangkal dan deskriptif.

Related Posts

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026
Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

9 Januari 2026
Sengketa Tanah Warisan di Blang Panyang Memanas, PJ Geuchik Dikritik Ahli Waris

Sengketa Tanah Warisan di Blang Panyang Memanas, PJ Geuchik Dikritik Ahli Waris

25 Desember 2025
Dandim 0103/Aceh Utara Tegaskan Penanganan Pasca Bencana Menjangkau Seluruh Wilayah

Dandim 0103/Aceh Utara Tegaskan Penanganan Pasca Bencana Menjangkau Seluruh Wilayah

21 Desember 2025

Isu utama yang muncul adalah reduksi filsafat ilmu menjadi sekadar kumpulan definisi mengenai pengertian, ruang lingkup, dan tujuan ilmu, tanpa pendalaman kritis terhadap fungsinya sebagai landasan reflektif dalam praktik keilmuan.

Kondisi ini berimplikasi pada lemahnya kesadaran epistemologis mahasiswa dalam memahami hakikat ilmu pengetahuan, metode ilmiah, serta nilai-nilai yang melekat di dalamnya.

Akibatnya, filsafat ilmu kurang dimanfaatkan sebagai instrumen analisis kritis terhadap klaim kebenaran ilmiah, dominasi metode tertentu, dan orientasi ilmu dalam menjawab problem kemanusiaan.

Perkembangan ilmu pengetahuan modern ditandai oleh spesialisasi disiplin yang semakin tajam dan fragmentaris.

Ilmu berkembang pesat dalam kerangka metodologis yang ketat, namun sering kali terlepas dari refleksi filosofis mengenai asumsi dasar, batas-batas pengetahuan, serta tujuan akhir dari kegiatan ilmiah itu sendiri.

Fenomena ini telah lama dikritik oleh para filsuf ilmu, seperti Edmund Husserl yang menyoroti krisis makna ilmu modern, serta Jürgen Habermas yang menegaskan perlunya refleksi kritis terhadap rasionalitas instrumental.

Dalam konteks akademik, khususnya pendidikan pascasarjana, filsafat ilmu memiliki peran strategis untuk mengintegrasikan refleksi filosofis dengan praktik keilmuan, agar ilmu tidak hanya berkembang secara teknis, tetapi juga bertanggung jawab secara epistemologis dan etis.

Penulis berpandangan bahwa materi Pengantar Filsafat Ilmu seharusnya dipahami sebagai fondasi pembentukan cara berpikir ilmiah yang kritis, reflektif, dan sadar nilai.

Filsafat ilmu tidak boleh direduksi menjadi wacana abstrak yang terpisah dari realitas penelitian dan pengembangan ilmu.

Sebaliknya, ia harus berfungsi sebagai kerangka analitis untuk menilai validitas pengetahuan, mengkritisi absolutisme metode ilmiah, serta menimbang implikasi sosial dan moral dari penerapan ilmu.

Dengan demikian, penguasaan konsep pengertian, ruang lingkup, dan tujuan filsafat ilmu harus diarahkan pada kemampuan mahasiswa untuk merefleksikan posisi ilmunya secara kritis di tengah dinamika sosial, budaya, dan kemanusiaan.

Secara konseptual, filsafat ilmu berfokus pada kajian tentang hakikat ilmu pengetahuan melalui tiga dimensi utama, yakni ontologi, epistemologi, dan aksiologi.

Ontologi membahas apa yang menjadi objek kajian ilmu serta bagaimana realitas dipahami dalam kerangka keilmuan. Epistemologi mengkaji sumber, metode, dan kriteria kebenaran pengetahuan ilmiah.

Sementara itu, aksiologi menyoroti nilai, tujuan, dan implikasi penggunaan ilmu dalam kehidupan manusia.

Dalam perkembangan filsafat ilmu modern, Karl Popper menegaskan bahwa ilmu bersifat hipotetis dan tidak pernah mencapai kebenaran final, melainkan selalu terbuka untuk diuji dan disangkal melalui prinsip falsifikasi.

Thomas Kuhn kemudian mengkritisi pandangan tersebut dengan menunjukkan bahwa perkembangan ilmu berlangsung dalam kerangka paradigma yang bersifat historis dan sosiologis, di mana perubahan ilmu terjadi melalui revolusi ilmiah.

Imre Lakatos berupaya menjembatani keduanya dengan konsep program riset yang menekankan kontinuitas dan dinamika metodologis ilmu.

Kerangka teoritis ini menunjukkan bahwa ilmu tidak berdiri di ruang hampa, melainkan selalu dipengaruhi oleh asumsi filosofis dan konteks sosial tertentu.

Materi Pengantar Filsafat Ilmu memiliki kekuatan dalam memperkenalkan kerangka konseptual dasar mengenai ilmu pengetahuan, khususnya dalam membangun kesadaran tentang dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis ilmu.

Namun demikian, kelemahan utama yang sering muncul adalah pendekatan pembelajaran yang terlalu menekankan aspek definisional dan historis, tanpa mengaitkannya secara langsung dengan problem keilmuan kontemporer.

Dalam praktik akademik, filsafat ilmu kerap dianggap tidak relevan dengan penelitian empiris, padahal justru ia berperan penting dalam mengkritisi klaim objektivitas, netralitas nilai, dan dominasi positivisme.

Tanpa refleksi filsafat ilmu, penelitian berpotensi terjebak dalam teknisisme metodologis yang mengabaikan konteks sosial dan etis.

Hal ini menjadi semakin problematis dalam bidang ilmu sosial, humaniora, dan keislaman, di mana realitas yang dikaji tidak dapat dipahami secara reduksionistik.

Oleh karena itu, pembelajaran filsafat ilmu perlu diarahkan pada kemampuan analisis kritis terhadap praktik keilmuan, bukan sekadar penguasaan teori.

Gagasan utama yang dapat ditarik dari pembahasan ini adalah bahwa filsafat ilmu memiliki fungsi strategis sebagai sarana refleksi kritis terhadap hakikat, metode, dan tujuan ilmu pengetahuan.

Filsafat ilmu tidak hanya menjawab pertanyaan tentang apa itu ilmu, tetapi juga bagaimana ilmu seharusnya dikembangkan dan untuk kepentingan siapa ilmu digunakan.

Dengan demikian, tujuan filsafat ilmu melampaui pemahaman konseptual menuju pembentukan etos ilmiah yang bertanggung jawab.

Melalui filsafat ilmu, ilmuwan diajak untuk menyadari keterbatasan pengetahuan, membuka ruang dialog antarparadigma, serta mempertimbangkan implikasi moral dan sosial dari temuan ilmiah.

Dalam konteks pendidikan tinggi, khususnya jenjang S2, filsafat ilmu menjadi instrumen penting untuk membentuk peneliti yang tidak hanya kompeten secara metodologis, tetapi juga memiliki sensitivitas filosofis dan etis.

Materi Pengantar Filsafat Ilmu memiliki peran fundamental dalam membangun kesadaran epistemologis dan reflektif dalam dunia akademik.

Agar berfungsi secara optimal, pembelajaran filsafat ilmu harus diarahkan pada integrasi antara penguasaan konsep dan analisis kritis terhadap praktik keilmuan.

Dengan demikian, filsafat ilmu tidak hanya menjadi disiplin teoritis, tetapi juga menjadi landasan normatif dan reflektif bagi pengembangan ilmu pengetahuan yang bermakna, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kemanusiaan.

Tags: FilsafatLhokseumaweUIN Sultanan Nahrasiah
ShareTweetPinSendShare
Previous Post

Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

Next Post

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

Konten terkait

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga
Daerah

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026

Lhokseumawe, DOBRAKPOST.COM | Oknum anggota DPR RI asal Aceh,TA.Khalid terseret dugaan penipuan terhadap masyarakat...

Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 
Daerah

Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

9 Januari 2026

Aceh Tenggara, DOBRAKPOST.COM | MK (52) warga Aceh Tenggara diduga mencabuli anak tirinya yang...

Sengketa Tanah Warisan di Blang Panyang Memanas, PJ Geuchik Dikritik Ahli Waris
Daerah

Sengketa Tanah Warisan di Blang Panyang Memanas, PJ Geuchik Dikritik Ahli Waris

25 Desember 2025

Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM | Sengketa tanah warisan seluas 5.500 meter persegi di Desa Blang...

Dandim 0103/Aceh Utara Tegaskan Penanganan Pasca Bencana Menjangkau Seluruh Wilayah
Daerah

Dandim 0103/Aceh Utara Tegaskan Penanganan Pasca Bencana Menjangkau Seluruh Wilayah

21 Desember 2025

Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM | Komandan Kodim 0103/Aceh Utara, Letkol Arhanud Jamal Dani Arifin, memastikan...

Next Post
Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

  • Bocornya Pendapatan Aset Eks PT. Aron, Penegak Hukum Diminta Panggil Dalang Mafia Aset Negara

    Bocornya Pendapatan Aset Eks PT. Aron, Penegak Hukum Diminta Panggil Dalang Mafia Aset Negara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Reposisi Filsafat Ilmu dalam Pendidikan Pascasarjana

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sejumlah Anggota DPRK Aceh Utara Diduga “Rampok” Bantuan Banjir di Pendopo Bupati

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Transparansi Dilanggar, Pengelolaan Barang dan Jasa PT PIM Diduga Rugikan Negara: Penegak Hukum Diminta Segera Bertindak

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terbaru

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

Oknum Anggota DPR RI Asal Aceh TA Khalid, Diduga Tipu Warga

14 Januari 2026
Reposisi Filsafat Ilmu dalam Pendidikan Pascasarjana

Reposisi Filsafat Ilmu dalam Pendidikan Pascasarjana

14 Januari 2026
Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

Bejat, Seorang Ayah di Aceh Tenggara Diduga Cabuli Anak Tiri 

9 Januari 2026
Banjir dan Padamnya Listrik Aceh: Alarm Ketahanan Energi Daerah

Banjir dan Padamnya Listrik Aceh: Alarm Ketahanan Energi Daerah

3 Januari 2026
Sengketa Tanah Warisan di Blang Panyang Memanas, PJ Geuchik Dikritik Ahli Waris

Sengketa Tanah Warisan di Blang Panyang Memanas, PJ Geuchik Dikritik Ahli Waris

25 Desember 2025
Dobrak Post

Berita terkini dan terpercaya di DobrakPost.com. Kami hadirkan arus informasi yang tajam dan kritis ke dalam genggaman Anda.

Tags Trending

Aceh Aceh Tenggara Aceh Utara Advetorial Alas BANDA ACEH BAWASLU Bener Meriah BUPATI BUPATI ACEH UTARA dana desa Dinkes DPMPPKB Indonesia JMSI kepala desa Kesehatan KIP KIP Aceh korupsi KPU Kuta Cane KUTACANE Lhokseumawe MAHASISWA News PANWASLIH PEMA Pilkada PILKADA 2024 Pilkada2024 Polda Aceh Polisi Politik Polres Polres Aceh Utara Polres Lhokseumawe Populer PWI RSUCM RSU Cut Mutia Satgas PPA STUNTING Walikota Wartawan

Media Sosial

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

© 2025 Dobrak Post. Diterbitkan oleh PT Dobrak Media Utama.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan

© 2025 Dobrak Post. Diterbitkan oleh PT Dobrak Media Utama.