Baktiya | DOBRAKPOST.COM
Seorang bocah berusia 7 tahun bernama Iqbal ditemukan meninggal dunia di saluran pembuangan di Dusun Peutuwah Leman, Gampong Meunasah Alue Ie Puteh, Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh Utara, Jumat malam (6/3/2026) sekitar pukul 20.00 WIB.
Kapolres Aceh Utara AKBP Trie Aprianto, S.H., M.H melalui Kapolsek Baktiya Iptu Agus Maulizar menyampaikan duka cita mendalam atas musibah yang menimpa korban dan keluarga.
“Kami dari Polsek Baktiya menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini,” ujar Iptu Agus Maulizar.
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan saksi di lokasi, peristiwa tersebut bermula pada Jumat (6/3/2026) sekitar pukul 16.00 WIB ketika korban keluar dari rumah untuk bermain excavator mainan di pinggir saluran pembuangan atau alur kecil yang berada di samping rumahnya.
Namun hingga menjelang waktu berbuka puasa sekitar pukul 18.00 WIB, korban tidak kunjung kembali ke rumah sehingga membuat keluarga mulai merasa khawatir dan melakukan pencarian.
Ayah korban kemudian keluar rumah untuk mencari anaknya dan bertemu dengan seorang warga bernama Ibrahim Ahmad. Saat itu saksi menanyakan kepada ayah korban siapa yang sedang dicari menjelang waktu berbuka puasa.
Ketika ditanya, ayah korban menyampaikan bahwa dirinya sedang mencari anaknya, Iqbal, yang belum pulang ke rumah. Mendengar hal tersebut, saksi Ibrahim Ahmad kemudian menyampaikan bahwa sekitar pukul 17.00 WIB dirinya sempat melihat korban sedang bermain excavator mainan di pinggir saluran pembuangan di samping rumahnya.
Mendengar informasi tersebut, ayah korban bersama saksi kemudian menuju lokasi yang dimaksud untuk memastikan keberadaan korban. Keduanya kemudian turun ke dalam saluran pembuangan tersebut untuk melakukan pencarian.
Saat melakukan pencarian di dalam aliran air dengan kedalaman sekitar 160 sentimeter, saksi Ibrahim Ahmad menemukan tubuh korban di dalam saluran tersebut.
“Korban kemudian langsung diangkat ke pinggir alur pembuangan. Saat diperiksa, kondisi tubuh korban sudah kaku dan wajah pucat. Setelah dicek, nadinya sudah tidak berdetak. Selanjutnya korban dibawa pulang ke rumah duka oleh pihak keluarga,” ungkap Kapolsek.
Atas kejadian tersebut, Kapolsek Baktiya juga mengimbau kepada masyarakat, khususnya para orang tua, agar lebih meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak saat bermain, terutama di sekitar saluran air, sungai, maupun lokasi yang berpotensi membahayakan.
“Kami mengimbau para orang tua untuk selalu mengawasi aktivitas anak-anak ketika bermain di luar rumah. Pastikan anak tidak bermain di area berbahaya seperti saluran air, sungai, maupun tempat berisiko lainnya, sehingga kejadian serupa tidak kembali terjadi,” pungkasnya.
(Zulfikar)





