Dobrak Post
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan
Dobrak Post
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
Dobrak Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan

Dana Debat Nyaris 1 Milyar, Publik Curigai Kesepakatan Jahat EO dan KIP Lhokseumawe

Redaksi by Redaksi
12 November 2024
in Aceh
A A
0
Dana Debat Nyaris 1 Milyar, Publik Curigai Kesepakatan Jahat EO dan KIP Lhokseumawe
Share on FacebookShare on Twitter

Lhokseumawe, DOBRAK POST – Penyelenggaraan debat Pilkada Lhokseumawe dengan anggaran fantastis sebesar 944 juta rupiah memicu sorotan tajam dan kritik dari berbagai pihak.

Dalam konteks demokrasi, anggaran publik pada kegiatan pilkada seharusnya bukan hanya soal angka, namun juga tentang akuntabilitas dan efisiensi.

Sayangnya, Komisi Independen Pemilihan (KIP) Lhokseumawe justru bersikeras untuk tidak membuka rincian penggunaan dana, sehingga memunculkan pertanyaan serius terkait transparansi dan integritas dalam pengelolaan anggaran.

Related Posts

Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW

Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW

16 Maret 2026
Biaya Administrasi Rp10 Ribu Dipertanyakan, Ketua PWO Minta Perumda Tirta Pase Transparan

Biaya Administrasi Rp10 Ribu Dipertanyakan, Ketua PWO Minta Perumda Tirta Pase Transparan

12 Maret 2026
Data Rampung, Keuchik di Baktiya Desak Bantuan Korban Banjir Segera Dicairkan Jelang Idul Fitri

Data Rampung, Keuchik di Baktiya Desak Bantuan Korban Banjir Segera Dicairkan Jelang Idul Fitri

12 Maret 2026
Polres Lhokseumawe dan Insan Pers Berbuka Bersama, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan

Polres Lhokseumawe dan Insan Pers Berbuka Bersama, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan

11 Maret 2026

Menurut Ketua KIP Lhokseumawe, Hakim, anggaran debat pertama sudah mencapai 420 juta rupiah, termasuk sekitar 400 juta yang dialokasikan untuk Event Organizer (EO), Salindino.

Namun, dalam rincian yang minim ini, hanya 10 juta rupiah yang disebutkan sebagai biaya sewa gedung IAIN. Untuk rincian lainya, Hakim menolak membocorkan kepublik.

Justru publik berhak bertanya,ke mana sisa anggaran besar itu dialokasikan? Hakim menyatakan bahwa “KIP tidak memiliki kewajiban untuk membuka rincian anggaran kepada publik”.

Sungguh, sebuah pernyataan yang, bagi sebagian kalangan, bertentangan dengan prinsip-prinsip dasar pengelolaan dana publik.

Apakah memang ada urgensi untuk merahasiakan rincian anggaran? Dalam demokrasi yang sehat, pengelolaan dana publik seharusnya terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan.

Transparansi bukan sekadar formalitas,ia adalah fondasi kepercayaan publik. Menolak membuka rincian anggaran justru mengundang kecurigaan bahwa ada sesuatu yang tidak sesuai dengan etika pengelolaan dana publik yang baik.

Sorotan utama dalam debat ini tidak hanya soal besarnya anggaran, namun juga efisiensi penggunaan dana. EO yang ditunjuk, Salindino, menerima alokasi sekitar 944 juta rupiah, versi Hakim.

Namun, kualitas teknis yang disuguhkan tidak sebanding dengan biaya tersebut. Bila dengan anggaran sebesar itu kualitas masih di bawah standar, pertanyaannya adalah, apakah anggaran ini sudah dikelola dengan benar?

Menggarisbawahi bahwa efektivitas dana tidak hanya tentang menghabiskan jumlah yang besar, tetapi juga tentang memberikan hasil yang optimal.

Dalam penyelenggaraan debat, dana yang besar seharusnya berbanding lurus dengan kualitas penyelenggaraan yang memadai. Bila tidak demikian, publik pantas bertanya apakah anggaran yang dikeluarkan benar-benar dialokasikan sesuai kebutuhan atau hanya menjadi angka besar tanpa realisasi yang efektif.

Di balik penolakan KIP untuk membuka rincian anggaran, muncul pertanyaan, apa yang sebenarnya disembunyikan? Transparansi bukan hanya masalah teknis pengelolaan keuangan, melainkan adalah landasan untuk menjaga integritas sebuah proses demokrasi.

Publik mulai mengkhawatirkan apakah dana tersebut benar-benar dialokasikan untuk kegiatan yang produktif atau dialihkan untuk kepentingan tertentu yang tidak relevan.

Dugaan bahwa anggaran telah “dibengkakkan” atau bahkan “disunat” menjadi perbincangan publik.

Ketika sebuah lembaga yang mengelola dana publik menolak transparansi, ia sekaligus melemahkan kepercayaan masyarakat dan membuka celah untuk spekulasi negatif yang bisa merugikan kredibilitas lembaga tersebut.

Pada akhirnya, pertanyaan dari masyarakat sangat mendasar, bagaimana dana hampir satu miliar ini digunakan, dan mengapa KIP begitu enggan mengungkapkan perinciannya?

Transparansi bukan semata-mata kewajiban administratif, ia adalah bentuk penghormatan terhadap rakyat yang menjadi pemilik dana tersebut.

Bila KIP tak mampu atau tak bersedia mempertanggungjawabkan penggunaan anggaran dengan terbuka, maka lembaga ini sejatinya telah gagal dalam memenuhi tuntutan etika demokrasi.

Sikap KIP Lhokseumawe hari ini, telah bertentangan dengan tema debat perdana itu “Pengembangan infrastruktur, pembangunan ekonomi rakyat, dan tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan”.

Untuk diketahui, dana secara keseluruhan untuk Pilkada Kota Lhokseumawe yang tercantum dalam MPH 2024 sebesar 22 miliar rupiah telah disusun dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) sesuai dengan kebutuhan.

Penulis: Tim redaksi
Tags: DEBATIAINKIP LhokseumawePemimpinPilkadaTertutupTranparansiWalikota
ShareTweetPinSendShare
Previous Post

Banjir Terjang Wisata Lawe Sikap Aceh Tenggara, Jembatan Penghubung Ambruk

Next Post

Persoalan Rekrutmen Distributor Pupuk di Bireuen, Masalah TDG dan Dugaan Intervensi

Konten terkait

Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW
Aceh

Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW

16 Maret 2026

  Lhoksukon | DOBRAKPOST.COM Pemkab Aceh Utara menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan sebagai Pegawai...

Biaya Administrasi Rp10 Ribu Dipertanyakan, Ketua PWO Minta Perumda Tirta Pase Transparan
Aceh

Biaya Administrasi Rp10 Ribu Dipertanyakan, Ketua PWO Minta Perumda Tirta Pase Transparan

12 Maret 2026

  ACEH UTARA | DOBRAKPOST.COM  Ketua Persatuan Wartawan Online (PWO) Aceh Utara, Marzuki A....

Data Rampung, Keuchik di Baktiya Desak Bantuan Korban Banjir Segera Dicairkan Jelang Idul Fitri
Aceh

Data Rampung, Keuchik di Baktiya Desak Bantuan Korban Banjir Segera Dicairkan Jelang Idul Fitri

12 Maret 2026

  Aceh Utara | DOBRAKPOST.COM Sejumlah kepala desa (keuchik) di Kecamatan Baktiya, Kabupaten Aceh...

Polres Lhokseumawe dan Insan Pers Berbuka Bersama, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan
Aceh

Polres Lhokseumawe dan Insan Pers Berbuka Bersama, Puluhan Anak Yatim Terima Santunan

11 Maret 2026

  Lhokseumawe | DOBRAKPOST.COM Dalam suasana penuh kebersamaan di bulan suci Ramadan, Kepolisian Resor...

Next Post
Persoalan Rekrutmen Distributor Pupuk di Bireuen, Masalah TDG dan Dugaan Intervensi

Persoalan Rekrutmen Distributor Pupuk di Bireuen, Masalah TDG dan Dugaan Intervensi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

  • Dugaan Kelalaian Medis Hingga Menelan Korban di RS Abby Lhokseumawe Viral, Warganet Desak Klarifikasi

    Dugaan Kelalaian Medis Hingga Menelan Korban di RS Abby Lhokseumawe Viral, Warganet Desak Klarifikasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Juru Bicara Aceh Utara: Verifikasi Data Bantuan Rumah Korban Banjir Terus Dipacu

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Serahkan SK PPPK paruh waktu,Ketua K3S Tanah Jambo Aye Tekankan Disiplin Dan Tanggung Jawab

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Polisi Dalami, Dugaan Pungli Dana Sertifikasi Guru Oleh Kepala SDN 4 Baktiya

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terbaru

Polsek Tanah Luas Hadirkan Harapan: Santunan Dhuafa di Blang Jruen Penuh Haru

Polsek Tanah Luas Hadirkan Harapan: Santunan Dhuafa di Blang Jruen Penuh Haru

20 Maret 2026
Dugaan Kelalaian Medis Hingga Menelan Korban di RS Abby Lhokseumawe Viral, Warganet Desak Klarifikasi

Dugaan Kelalaian Medis Hingga Menelan Korban di RS Abby Lhokseumawe Viral, Warganet Desak Klarifikasi

19 Maret 2026
Serahkan SK PPPK paruh waktu,Ketua K3S Tanah Jambo Aye Tekankan Disiplin Dan Tanggung Jawab

Serahkan SK PPPK paruh waktu,Ketua K3S Tanah Jambo Aye Tekankan Disiplin Dan Tanggung Jawab

17 Maret 2026
Juru Bicara Aceh Utara: Verifikasi Data Bantuan Rumah Korban Banjir Terus Dipacu

Juru Bicara Aceh Utara: Verifikasi Data Bantuan Rumah Korban Banjir Terus Dipacu

17 Maret 2026
Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW

Perjuangan Berbuah Hasil, 3.411 Guru dan Tendik Aceh Utara Terima SK PPPK-PW

16 Maret 2026
Dobrak Post

Berita terkini dan terpercaya di DobrakPost.com. Kami hadirkan arus informasi yang tajam dan kritis ke dalam genggaman Anda.

Tags Trending

Aceh Aceh Tenggara Aceh Utara Advetorial Alas BANDA ACEH Banjir Bantuan BAWASLU Bener Meriah BUPATI BUPATI ACEH UTARA dana desa Dinkes DPMPPKB Indonesia JMSI kepala desa Kesehatan KIP korupsi KUTACANE Kuta Cane Lhokseumawe MAHASISWA News PANWASLIH PEMA Pilkada PILKADA 2024 Polda Aceh Polisi Politik Polres Polres Aceh Utara Polres Lhokseumawe Populer Prabowo PWI RSUCM RSU Cut Mutia STUNTING Walikota Wartawan YARA

Media Sosial

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

© 2025 Dobrak Post. Diterbitkan oleh PT Dobrak Media Utama.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan

© 2025 Dobrak Post. Diterbitkan oleh PT Dobrak Media Utama.