Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM | Pengerjaan Revitalisasi SDN 13 Jambo Aye di Gampong Ule Gle, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara, dengan anggaran sekitar Rp1,6 miliar, dipersoalkan masyarakat.
Masyarakat mengeluhkan kualitas material yang digunakan, khususnya kusen yang disebut menggunakan kayu berkualitas rendah.
Material yang digunakan antara lain kayu batang durian (Durio zibethinus), kayu yang disebut masyarakat sebagai bayu, serta sentang (Azadirachta excelsa).
Tak hanya itu, masyarakat juga menemukan kusen yang diduga merupakan kusen bekas yang kembali dicat dan dipasang dalam pekerjaan revitalisasi tersebut.
Kondisi itu dinilai janggal mengingat pekerjaan menggunakan anggaran mencapai Rp1,6 miliar.
Masyarakat mempertanyakan apakah material yang dipasang telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan perencanaan pekerjaan.
Kepala SDN 13 Jambo Aye saat ditemui wartawan di kawasan Panton Labu membenarkan kondisi tersebut.
Ia mengaku pihak sekolah terpaksa menerima dan memasang material yang datang karena mengejar progres pekerjaan.
“Kami pesan material kayu kelas dua, namun yang datang demikian. Kami terpaksa pasang karena mengejar progres,” ujarnya.
Ia juga menyebut adanya berbagai kepentingan dalam pelaksanaan pekerjaan, termasuk pemotongan fee kepada pihak-pihak tertentu.
Namun, pernyataan tersebut masih dalam tahap konfirmasi kepada pihak-pihak yang disebut.
Kepala sekolah juga menyebut adanya oknum dari institusi tertentu yang berkaitan dengan penyediaan kusen.
“Kami pesan material kayu kelas dua, namun yang datang demikian. Kami terpaksa pasang, mengingat kejar progres. Apa boleh buat, karena mereka,” katanya.
Saat dikonfirmasi lebih lanjut, kepala sekolah mengatakan wartawan sebenarnya jauh lebih memahami bagaimana pengondisian proyek di lapangan.
Sementara Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Aceh Utara Dr. Jamaluddin mengatakan, pihak nya bakal menyuruh pihak sekolah untuk membongkar material kayu kulitas rendah yang dipasang.
“Tayu Bongkar,” Ucap Dr Jamaluddin saat dikonfirmasi via Whatsapp.










