Aceh Utara, DOBRAKPOST.COM – Edukasi pasien kini menjadi bagian dari pelayanan RSU Cut Meutia yang dilakukan langsung di ruang tunggu poli setiap pagi hari kerja. Rabu (9/04/25).
Direktur RSUCM, dr. Syarifah Rohaya, Sp.M, menjelaskan bahwa literasi kesehatan masyarakat harus dimulai dari fasilitas kesehatan primer dan rujukan.
“Ruang tunggu jangan hanya jadi tempat menunggu. Harus bisa jadi ruang belajar,” tegasnya.
Materi edukasi mencakup deteksi dini penyakit, gaya hidup sehat, konsumsi obat rasional, hingga gizi seimbang dan kesehatan jiwa.
Penyuluhan dilakukan oleh perawat, dokter, atau promotor kesehatan RSUCM, dilengkapi dengan media visual dan infografis.
Pasien dan keluarga menyambut antusias kegiatan ini karena bisa langsung bertanya seputar kondisi kesehatannya.
Edukasi ini juga membantu mempercepat pemahaman terhadap diagnosis, pengobatan, dan perawatan mandiri di rumah.
Program ini menjadi bagian dari strategi pelayanan holistik RSUCM untuk meningkatkan peran serta masyarakat dalam menjaga kesehatannya.
“Dengan pengetahuan yang cukup, masyarakat bisa lebih mandiri dan kritis dalam menjaga kesehatannya,” ujar Direktur. | ADVETORIAL