Dobrak Post
No Result
View All Result
  • Login
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan
Dobrak Post
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
Dobrak Post
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan

Ayahwa Menghidupkan Kembali Ingatan Besar Samudera Pasai, Di Perayaan 800 Tahun

Redaksi by Redaksi
24 September 2026
in Advertorial
A A
0
Ayahwa Menghidupkan Kembali Ingatan Besar Samudera Pasai, Di Perayaan 800 Tahun
Share on FacebookShare on Twitter

ACEH UTARA, DOBRAKPOST— Delapan abad bukan waktu yang pendek. Di tanah yang kini bernama Aceh Utara, sejarah Kesultanan Samudera Pasai telah meninggalkan jejak panjang tentang perdagangan, Islam, kebudayaan dan peradaban. Namun sejarah tidak akan hidup hanya karena nama-nama besar ditulis dalam buku.

Sejarah harus dikenalkan kembali kepada generasi berikutnya.

Gagasan itulah yang terlihat dalam rangkaian Milad Samudera Pasai ke-800 yang digelar Pemerintah Kabupaten Aceh Utara pada September 2026.

Related Posts

Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara

Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara

28 September 2026
Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara

Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara

28 September 2026

Ayahwa Bawa Aceh Utara Menatap Pemerintahan Digital

28 September 2026
Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit

Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit

27 September 2026

Bupati Aceh Utara H. Ismail A. Jalil atau Ayahwa menjadikan momentum 800 tahun Samudera Pasai bukan hanya sebagai seremoni pemerintahan. Berbagai kegiatan dikemas untuk mempertemukan sejarah dengan masyarakat masa kini.

Ada jalan santai, kegiatan budaya, pertunjukan seni, kegiatan keagamaan hingga berbagai agenda yang melibatkan masyarakat.

Ribuan warga ikut ambil bagian dalam kegiatan jalan santai yang dilepas langsung Ayahwa. Dalam kesempatan tersebut, Bupati mengajak masyarakat menjaga sejarah, syariat dan warisan leluhur Samudera Pasai.

Pesan itu menjadi penting karena Aceh Utara tidak hanya memiliki sejarah untuk dibanggakan, tetapi juga memiliki tanggung jawab untuk merawat peninggalannya.

Pemerintah daerah juga mendorong keterlibatan generasi muda. Seni tradisi, rapai, seudati, ratoeh jaroe dan berbagai ekspresi kebudayaan ditempatkan sebagai bagian dari perayaan sejarah tersebut.

Bahkan penemuan makam kuno yang diperkirakan memiliki kaitan dengan peradaban Islam dan Kesultanan Samudera Pasai di kawasan Cot Girek menambah perhatian terhadap kekayaan sejarah Aceh Utara.

Ayahwa melihat sejarah bukan sebagai masa lalu yang harus disimpan dalam museum.

Sejarah dapat menjadi identitas.

Identitas dapat menjadi kebanggaan.

Dan kebanggaan dapat menjadi modal sosial untuk membangun daerah.

Karena itu, momentum 800 tahun Samudera Pasai juga memiliki dimensi ekonomi. Ketika masyarakat datang, pedagang bergerak, pelaku UMKM mendapatkan ruang, pelaku seni tampil dan kawasan sejarah kembali ramai dikunjungi, maka sejarah secara tidak langsung ikut menghidupkan aktivitas ekonomi masyarakat.

Di sinilah pemerintah daerah berusaha memperluas makna sebuah peringatan.

Bukan hanya siapa yang hadir di panggung, tetapi apa yang tersisa setelah panggung dibongkar.

Apakah anak-anak muda semakin mengenal sejarah daerahnya?

Apakah situs sejarah semakin diperhatikan?

Apakah masyarakat mendapatkan manfaat ekonomi?

Dan apakah Samudera Pasai kembali menjadi identitas yang melekat dalam percakapan tentang Aceh Utara?

Pertanyaan-pertanyaan tersebut menjadi pekerjaan berikutnya.

Rangkaian Milad Samudera Pasai ke-800 resmi ditutup pada 13 September 2026. Dalam penutupan itu, Ayahwa kembali mengajak masyarakat menjaga keuneubah indatu, warisan leluhur yang menjadi bagian penting dari identitas Aceh Utara.

Bagi Ayahwa, 800 tahun bukan sekadar angka.

Itu adalah pengingat bahwa Aceh Utara memiliki sejarah panjang.

Dan tugas generasi hari ini adalah memastikan sejarah tersebut tidak berhenti sebagai cerita masa lalu, melainkan menjadi pijakan untuk menulis masa depan.

 

ADVETORIAL

Tags: 800 Tahun Aceh UtaraAceh Utara Bangkit
ShareTweetPinSendShare
Previous Post

Ayahwa dan Jalan Panjang Memulihkan Aceh Utara Pascabencana

Next Post

Rp3 Juta per Desa untuk Pengadaan HT di Tanah Luas, Siapa Penggagasnya?

Konten terkait

Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara
Advertorial

Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara

28 September 2026

ACEH UTARA, DOBRAKPOST— Ada daerah yang membangun masa depan dengan melupakan masa lalu. Aceh...

Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara
Advertorial

Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara

28 September 2026

ACEH UTARA, DOBRAKPOST — Jalan pembangunan sebuah daerah tidak hanya ditentukan oleh berapa banyak...

Advertorial

Ayahwa Bawa Aceh Utara Menatap Pemerintahan Digital

28 September 2026

ACEH UTARA — Pemerintahan daerah tidak lagi hanya berbicara tentang gedung kantor, surat-menyurat dan...

Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit
Advertorial

Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit

27 September 2026

ACEH UTARA, DOBRAKPOST — Tidak semua perjalanan pembangunan dimulai dari kondisi yang ideal. Ada...

Next Post
Rp3 Juta per Desa untuk Pengadaan HT di Tanah Luas, Siapa Penggagasnya?

Rp3 Juta per Desa untuk Pengadaan HT di Tanah Luas, Siapa Penggagasnya?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Populer

  • Rp3 Juta per Desa untuk Pengadaan HT di Tanah Luas, Siapa Penggagasnya?

    Rp3 Juta per Desa untuk Pengadaan HT di Tanah Luas, Siapa Penggagasnya?

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Ayahwa Bawa Aceh Utara Menatap Pemerintahan Digital

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Terbaru

Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara

Dari 800 Tahun Samudera Pasai Menuju Babak Baru Aceh Utara

28 September 2026
Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara

Ayahwa dan Investasi Panjang untuk Generasi Aceh Utara

28 September 2026

Ayahwa Bawa Aceh Utara Menatap Pemerintahan Digital

28 September 2026
Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit

Ayahwa dan Aceh Utara yang Sedang Bangkit

27 September 2026
YARA Sesalkan Tugu Perjuangan TKR di Cunda Tak Terawat

YARA Sesalkan Tugu Perjuangan TKR di Cunda Tak Terawat

27 September 2026
Dobrak Post

Berita terkini dan terpercaya di DobrakPost.com. Kami hadirkan arus informasi yang tajam dan kritis ke dalam genggaman Anda.

Tags Trending

Aceh Aceh Tenggara Aceh Utara Aceh Utara Bangkit Advetorial Alas Ayahwa BANDA ACEH Banjir Bantuan Bener Meriah BUPATI BUPATI ACEH UTARA dana desa Dinkes DPMPPKB Indonesia JMSI kepala desa Kesehatan KUTACANE Kuta Cane Lhokseumawe MAHASISWA News PEMA PEMKAB ACEH UTARA Pilkada PILKADA 2024 Polda Aceh Polisi Politik Polres Polres Aceh Utara Polres Lhokseumawe Populer Proyek PWI RSUCM RSU Cut Mutia STUNTING TNI Walikota Wartawan YARA

Media Sosial

  • Redaksi
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks

© 2025 Dobrak Post. Diterbitkan oleh PT Dobrak Media Utama.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
No Result
View All Result
  • Home
  • Nasional
  • Aceh
  • Sumut
  • Advertorial
  • Kriminal
  • Kolom
  • Internasional
  • Politik
  • Olahraga
  • Hiburan

© 2025 Dobrak Post. Diterbitkan oleh PT Dobrak Media Utama.